Kamis, 03 April 2014

Tanbo Art, Bukan Lukisan alien...

Tanbo art,

Bukan Lukisan alien...

Kalau kau terbang melintasi desa ini, jangan heran kalau kau melihat lukisan-lukisan raksasa di atas sawah! Lukisan ini bukan crop circle yang dibuat para alien, lo...

melukis sawah 

  Lukisan-lukisan ini terdapat di Desa Inakadate, Jepang. Siapa sangka, lukisan sekeren ini dibuat di atas hamparan sawah. 
    Warnanya pun bukan berasal dari cat minyak atau krayon. Melainkan, dari padi yang berwarna-warni. Dan pelukisnya, tentu saja bukn alien, melainkan para  petani di desa ini.      Seni melukis sawah ini dikenal sebagai Tanbo Art. Tanbo dalam bahasa Jepang berarti sawah atau padi. Tanbo Art mulai muncul di Inakadate pada tahun 1993.  Ketika itu, di Inakadate akan diselenggarakan perayaan tradisi menanam padi  yang telah berlangsung selama 2.000 tahun. 
    Untuk merayakan tradisi ini, para petani di Inakadate punya ide untuk membuat lukisan di sawah.  Hmmm, ide  kreatif itu pun berkembang sampai sekarang. 


 ada anime di sawah! 

      
       Cara membuat Tanbo Art,tidaklah sederhana. Sebelum menanam padi, para petani harus memikirkan rancangan lukisanya terlebih dahulu. Biasanya, rancangan atau desain lukisan itu dibuat di komputer. Ukuranya pun harus dihitung secermat mungkin dan sesuai perencanaan.
         Kebanyakan, gambar yang dibuat adalah gambartokoh legenda Jepang. Tetapi, kini, banyak juga petani yang membuat tokoh anime seperti Doraemon. Hi hi hi... asyik, ya, sawah juga bisa dipercantik dengan gambar-gambar imut! ^_^
         Setelah rancangan itu jadi, barulah para petani menanam padi yang berwarna-warni agar membentuk gambar sesuai rancangan. Huuft, tentu saja ini bukan pekerjaan mudah. Seperti menyusun puzzle yang rumit dalam ukuran raksasa! Untuk melakukan pekerjaan ini, dibutuhkan ketelitian dan daya imajinasi yang tinggi.



Gotong royong

          Untunglah, pekerjaan rumit ini  tidak dilakukan seorang diri. Biasanya, Tanbo Art dibuat secara bergotong royong oleh banyak petani. Misalnya, pada tahun 2007, ada 700 petani yang bekerja dalam sebuah proyek Tanbo Art. 
          Setiap bulan April, warga Inakadate berkumpul. Mereka mengadakan musyawarah untuk menentukan gambar apa yang akan mereka buat pada musim bercocok tanam berikutnya. Setelah itu, mereka mengerjakan Tanbo Art secara bersama-sama. 
           Ck, ck... Rupanya, Tanbo Art bukan sekedar seni biasa. Tanbo Art  juga mempererat rasa kekeluargaan dan gotong royong di antara warga desa. Tanbo art juga membuat para petani jadi lebih kreatif. Hingga kini, mereka terus mengadakan penelitian dan pengembangan. Mereka terus berupaya menemukan padi jenis baru yang memiliki kekhasan warna berbeda.  Tentu saja, padi itu akan menambah kecantikan Tanbo Art. 

 
 
SEKIAN INFORMASI SAYA TENTANG "TANBO ART" ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar